Berakhir Pekan di Taman Hutan Kota, BSD

Taman adalah pilihan paling ekonomis untuk menghabiskan akhir pekan di tanggal tua. Karena sudah bosan dengan taman di Bintaro Exchange (dan menghindari mampir ke mall). Kami memutuskan untuk main ke Taman Hutan Kota, BSD. Tadinya saya agak malas-malasan ke sini. Saya pikir tempatnya gitu-gitu aja. Surprisingly tempat ini baguus.. saya jadi menyesal kenapa saya baru kesini sekarang yah?.

Area taman ini luas banget (namanya juga hutan kota). Banyak tempat untuk duduk-duduk dan cukup stroller friendly. Saya masuk dari pintu yang dekat jembatan merah. Dari jembatan kami jalan terus masuk ke area hutan kota yang dihiasi barisan pohon-pohon tinggi dan besar. Dari sumber yang saya baca, ada sekitar 7000 pohon di hutan ini yang terdiri dari pohon beringin, Pohon Bintaro (iya, nama Bintaro itu diambil dari nama pohon), dan pohon Meranti. Area ini sangat enak dipandang mata karena sejuk, tapi suka banyak nyamuk jadi lebih baik pakai lotion anti nyamuk dulu sebelum masuk ke area ini. Setelah melewati area hutan yang kerapatan pohonnya tinggi, ada circle area yang bisa dipakai anak-anak muda untuk perform dan kumpul-kumpul.

WhatsApp Image 2018-03-12 at 16.31.52(1)WhatsApp Image 2018-03-12 at 16.31.52(2)WhatsApp Image 2018-03-12 at 16.31.52(3)WhatsApp Image 2018-03-12 at 16.31.52(4)WhatsApp Image 2018-03-12 at 16.31.52(5)WhatsApp Image 2018-03-12 at 16.31.52

Kalau kita berjalan lebih jauh lagi, kita akan menemukan tempat terbuka dengan banyak anak tangga untuk berkumpul dan duduk-duduk. Area ini bisa banget dipakai untuk main sepeda atau sepatu roda. Di seberang jajaran anak tangga, kita bisa melihat jogging track yang luas dan juga danau. Malahan, pemerintah juga mendirikan amphiteather agar pertunjukan seni dan kreatifitas bisa dilakukan di sini.

 

Survei TK di Bintaro: First Impression mengenai Kondisi Sekolah, Harga, Kurikulum.

<script data-ad-client="ca-pub-4361342386528793" async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>

Halo

Mengingat usia Kshatriyan sudah 4 tahun (tahun depan), saya dan suami mulai melawan kemageran kami dan bergerak survei sekolah. Sebelumnya Kshatriyan sudah Preschool di Rumah Main-Main. Review mengenai rumah Main-Main bisa dibaca di sini.

Survei saya lakukan pertama kali melalui website sekolah (karena nggak punya waktu untuk datengin satu-satu di sekitaran rumah). Setelah berhasil melakukan penyaringan berdasarkan website,  blog walking, dan baca tanggapan forum-forum seperti female daily dan urban mama, saya langsung menyempatkan waktu untuk mengunjungi sekolah dan menanyakan informasi pendaftaran. Let’s jump right in!

1. Sekolah Alam Bintaro (Sabin)

For website please check:http://sekolahalambintaro.sch.id/program

Saya dan suami ke sini saat pembagian raport. Sekolahnya asik banget karena halamannya luas dan tertutup pohon-pohon besar. Beberapa area masih dibiarkan alami atau tidak ditutup konblok/semen. Terdapat fasilitas perosotan, titian, dll (tapi Kshatriyan belum bisa manjat karena perosotannya terbilang tinggi). Kshatriyan tampak excited banget waktu lihat sekolah ini (secara anak ini suka banget lari-larian di tempat yang luas). Ada beberapa sepatu boot yang tersusun rapih di depan kelas. Terdapat juga keran-keran di beberapa tempat untuk mencuci kaki dan tangan.

Saya diajak berjalan-jalan oleh staf yang sangat ramah (maaf lupa namanya). Beliau menerangkan dengan saat sabar dan tidak terburu-buru. Beliau menjelaskan bahwa sekolah alam memiliki metode yang berbeda dengan sekolah lain. Sekolah alam ini merupakan sekolah islam ya.. jadi tentu saja ada kegiatan mengaji dan salat berjamaah. kegiatan pembelajaran dilakukan di dalam saung (bukan ruang kelas tertutup) dan di halaman luar. Kurikulum difokuskan kepada perilaku, leadership, dan entrepreneurship. Sekolah ini  juga merupakan sekolah inklusi dan memiliki tenaga psikolog. Selain itu sekolah ini juga sangat merangkul orang tua dalam proses pendidikan. Contohnya adalah adanya kegiatan semacam seminar parenting untuk orang tua yang wajib diikuti kedua orangtua juga saat wawancara kedua orang tua wajib hadir (hanya diberi waktu 2x, jika tidak bisa menghadiri dianggap mengundurkan diri). This is actually good, tapi bagi anda yang sibuk sekali atau LDR dengan suami seperti saya, saya rasa sekolah ini agak demanding (just my opinion guys). Seminar parenting ini bayar juga ya mommies…jadi silahkan dicek daftar apa saja yang harus dibayar di bawah ini.

Oiya, sekolah ini selalu ada out trip dan camping (menginap). Kalau TK di bumi perkemahan cibubur dan SD biasanya sudah naik gunung segala dan juga trip-trip lain sesuai tema. Saat menginap, orang tua tidak boleh mendampingi ya.. kurikulumnya bersifat tematik (beberapa tema-tema yang berbeda dalam periode waktu tertentu dan juga terdapat project-project yang melibatkan kerjasama anak-orangtua.

Sekolah ini sudah ada SD dan SMP nya. SD nya berdasarkan website akreditasinya A. Sejauh ini baru ada 2 lulusan, sedangkan SMP nya baru akan meluluskan wisudawan pertama tahun 2018 ini.

Secara umum, Kshatriyan anak yang suka dengan alam. Dia tidak pernah jijik bermain kotor-kotoran (lepas sepatu, main tanah, pasir, dan lain-lain). Namun dia jijik dengan kamar mandi yang kurang bersih  (sekolah ini kamar mandinya kurang bersih menurut saya). Waktu saya tunjukan ruang kelasnya (ruang kelasnya saung ya mommies bukan gedung sekolah ber AC), dia juga kurang antusias.

2. TK Pembangunan Jaya Bintaro

For website Please check:http://tk.jayaschool.org/index.php

Kami pun melanjutkan trip ke sekolah selanjutnya. TK pembangunan Jaya. TK ini terletak di Jalan Maleo sektor 9, sedangkan SD nya berada di dekat Bintaro Plaza. Posisinya disudut/hook jadi sangat strategis. Berdasarkan brosur, saya lihat sekolah ini meraih penghargaan adiwiyata karena sangat bersih dan asri.

Alasan kenapa saya mau survei ke sekolah ini karena saya mau membandingkan sekolah islam dan sekolah heterogen (bagi saya ke dua-duanya memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing). Waktu survei, sekolahnya lagi libur jadi nggak bisa lihat kegiatan belajarnya langsung. Saya diajak berkeliling oleh seorang staff TU untuk melihat ruang kelas dan fasilitas lain.

Sekolah ini memiliki kurikulum nasional plus dan sistem moving class (pindah kelas sesuai mata pelajaran), terbagi kedalam beberapa kelompok sentra (sentra pembangunan, art & movement, bahasa, dll). Bahasa pengantar utama adalah bahasa Indonesia namun juga dikenalkan dengan bahasa Inggris. Saya menyusuri lorong dan koridor yang bersih dan tertata rapih. Jendela dipenuhi tempelan hiasan hasil karya seni anak.  Ruang kelas nya besar dan ada ruang musik juga. Saya juga melihat ada ruang agama (ruang agama terpisah untuk masing-masing agama yang dianut). Kamar mandi sangat bersih dan dipisah antara laki-laki dan perempuan.

Untuk halaman, saya suka sekali karena halamannya juga besar, fasilitas mainan/playgroundnya lebih wah, malahan sampai ada rambu-rambu lalu lintas dan trek kereta. Sayangnya saat saya berkunjung, petugas TU mengatakan kalau playground nya belum aman untuk dimainkan, sedang dalam perbaikan.

Untuk biaya silahkan dilihat di rincian di bawah. Uang pangkal sebesar 14,700,000 (bisa dicicil) yang dibayarkan berlaku untuk 2 tahun (TK A & B) dan  sudah termasuk uang kegiatan selama 1 tahun.  Ada fasilitas school bus juga di sini.

Biaya Masuk TK Pembangunan Jaya Bintaro 2018/19

Sebelum masuk, akan ada pertemuan untuk psikolog. Tes ini bukan untuk mengetahui kemampuan akademik calon siswa, melainkan untuk mengetahui apakah anak berkebutuhan khusus atau tidak karena sekolah ini bukan merupakan sekolah inklusi.

3. Sekolah Khalifa IMS

Sekolah ini terletak di Jalan Elang Raya, Sektor 9 Bintaro. Dilihat dari luas bangunannya, sekolah ini terbilang kecil dibandingkan sekolah lain yang saya survei. Saya tertarik melihat sekolah ini karena ini satu-satunya sekolah islam yang bahasa pengantarnya full bahasa inggris.

Saya datang saat sekolah sudah libur, jadi hanya bertanya ke TU juga. Penjelasan mengenai kegiatan belajar paling informatif saya dapat di sini. Kelas TK akan belajar mengenai pengetahuan tentang islam dan solat, dasar-dasar membaca al quran dan doa serta surat pendek, untuk bahasa sudah belajar membunyikan huruf, belajar matematika, art, science, dan character building. Untuk lebih jelasnya silahkan cek https://khalifaims.sch.id/kindergarten-class-activities/.

Mengenai harga, saya cukup terkejut dengan harga yang ditawarkan. Total biaya yang harus dikeluarkan di awal bisa dibilang lebih mahal dari yang lain. Positifnya, uang bangunan/uang pangkal bisa dicicil. Silahkan dicek untuk melihat harga tahun 2018/2019.  Untuk bisa diterima di sini, menurut staff nya, akan ada observasi calon murid untuk melihat kesiapan siswa untuk sekolah. Sekolah ini juga memiliki kegiatan ekstrakurikuler untuk menambah kemampuan membaca atau ekskul membaca alquran seperti mengaji iqro.

Biaya Masuk TK Khalifa IMS 2018/19

Saya diajak melihat kedalam kelas..yipee.. ada kelas nursery atau preschool jg di sini. Ruang kelas relatif lebih kecil, namun kamar mandi bersih. Kshatriyan cukup senang bermain di sini.

WhatsApp Image 2018-01-04 at 14.16.38
Sekolah Tampak Luar
WhatsApp Image 2018-01-04 at 14.16.38 (1)
Sekolah Tampak Luar
WhatsApp Image 2018-01-04 at 14.16.37
Kondis Kelas Tampak Dalam
WhatsApp Image 2018-01-04 at 14.16.37 (1)
Kondisi Kelas Tampak Dalam

4. TK Al Azhar 17 Bintaro

For Website Please check: http://tkialazhar17bintaro2015-2016.blogspot.co.id/2015/11/penerimaan-murid-baru-toddler-kb-tk.html

Saya datang ke sekolah ini saat SD sedang terima raport, jadi agak ramai. Saat masuk ke gedung TK, ternyata guru-gurunya sedang pelatihan guru, jadi nggak bisa nanya-nanya. Saya diantar ke ruang administrasi dan bertemu staf administrasi. Staff hanya memberi informasi yang super singkat dan (Bukan ala marketing karena mereka punya sesi open house sendiri). Cara pelayanan dan pemberian informasinya tidak sebaik saat saya ke Pembangunan Jaya di mana staffnya sangat detail dalam memberikan informasi dan mau ngajak kita jalan-jalan keliling sekolah (tapi it’s OK lah).

Uang pangkalnya 19,225,000, uang spp 1,125,000  serta uang jammiyah 240,000 rb/tahun. Ada fasilitas catering dan jemputan juga.

WhatsApp Image 2018-01-04 at 15.14.20

Al azhar ini kurikulumnya nasional. Sekolah ini memiliki program Intrakurikuler (Tahfidz dan Tilawati) serta Ekstrakurikuler yang segambreng (menari, melukis, futsal, drumband). Murid juga mendapat pelajaran komputer & bahasa inggris serta pelajaran tematik lainnya. Prestasi sekolahnya di kancah perlombaan kayaknya tidak perlu diragukan lagi deh.. pialanya banyak banget. Oiya, Setiap akhir periode tema pelajaran akan diadakan kegiatan puncak tema (biasanya sih outing/pentas/kegiatan lain).

Sewaktu saya masuk ke ruangan ini saya melihat deretan buku anak yang bagus-bagus banget kualitasnya. Ruang kelas juga bagus dan rapih. Kamar mandi bersih dan ada karyawan khusus yang bertanggungjawab untuk kebersihan anak di kamar mandi.

Oiya info tambahan masih ada biaya berupa uang kegiatan tahunan. Untuk TK A besarnya sekitar Rp.400.000 rupiah yang dipergunakan untuk kegiatan outing/pentas akhir tahun, dan acara puncak tema lain jadi orangtua tidak perlu membayar lagi.

update: Kshatriyan jadinya sekolah di Al Azhar 17 Bintaro. Jika ingin bertanya-tanya soal sekolah ini silahkan japri saya boleh looh (asteria.raissya@gmail.com) atau komen di bawah ya.

oiya buibu, karena postingan ini rame, jadi saya update harganya di bawah ya…

Update Harga Biaya Masuk Sekolah Kelas Toddler/KB/TKIA AL Azhar 17 Bintaro Tahun Ajaran 2020/2021

Kelas Toddler

Uang Pangkal : 6.325.000

SPP/bulan: 700.000

Jammiyah: 300.000

Total: 7.325.000

Kelompok Bermain (KB) ( siswa asal Al-Azhar 17)

Uang Pangkal : 10.125.000

SPP/bulan: 975.000

Jammiyah: 300.000

Total: 11.400.000

Kelompok Bermain (KB) ( siswa asal non Al-Azhar 17)

Uang Pangkal : 11.325.000

SPP/bulan: 975.000

Jammiyah: 300.000

Total: 12.600.000

TK A (siswa asal Al-Azhar 17)

Uang Pangkal : 17.225.000

SPP/bulan: 1.175.000

Jammiyah: 300.000

Total: 18.700.000

TK A (siswa asal non Al-Azhar 17)

Uang Pangkal : 17.225.000

SPP/bulan: 1.175.000

Jammiyah: 300.000

Total: 18.700.000

TK B (siswa asal Al-Azhar 17)

Uang Pangkal : –

SPP/bulan: 1.250.000

Jammiyah: 300.000

Total: 1.550.000

TK B (siswa asal non Al-Azhar 17)

Uang Pangkal : 15.500.000

SPP/bulan: 1.250.000

Jammiyah: 300.000

Total: 17.050.000

Oiya, anak kalian rencananya mau masuk sekolah mana nih buibu? sharing di kolom komen di bawah dong beserta alasannya kenapa mau sekolah di situ.

terima kasih sudah mampir ke blog saya ya! semoga bermanfaat.

Cerita Weaning With Love Kshatriyan

Yes.. I know it’s a little bit too late untuk menulis soal proses menyapih Kshatriyan. Namun saya merasa proses menyapih adalah topik yang cukup penting untuk dibicarakan jadi mari merapat ke sini bagi para momies yang sedang dalam proses menyapih si kecil. Bagi saya proses menyusui Kshatriyan, putera saya adalah masa yang sangat emosional dan penuh dengan ups and down. Bagi yang belum tahu bagaimana perjuangan saya menyusui Kshatriyan bisa melihat di link post ini. Intinya adalah saya pernah harus mengalami operasi abses yang sangat tidak menyenangkan. Namun saya bersyukur pengalaman tersebut tidak menghentikan niat saya untuk terus menyusui dia.

Kshatriyan full berhenti menyusui kira-kira beberapa minggu sebelum ulang tahunnya yang ke-3. Saya sangat menikmati nenen time dimana hanya ada saya dan dia. Mungkin itu sebabnya saya belum bisa menyapihnya di usia 2 tahun. Bukan berarti saat ia menginjak usia 2 tahun saya tidak berupaya apa-apa untuk menyapihnya. Namun saya menyadari bahwa tekad saya belum kuat saat itu. Bisa dibilang saat itu saya masih sangat permisif dan mentoleransi dirinya. Belum lagi faktor papanya yang suka nggak tega melihat Kshatriyan nangis minta nenen.

Saat Kshatriyan sudah berusia 2 tahun, saya sudah mulai stop melakukan pumping. Saya yakin ketika proses pumping saya skip, pasti stok asi di PD juga menurun karena berkurangnya demand. Dengan cara itu saya mencoba mengajari Kshatriyan bahwa semakin Ia besar, semakin sedikit ASI dalam tubuh mama dan lama kelamaan bisa habis. Saya juga seringkali mengajari dia bahwa hanya adik bayi yang benar-benar membutuhkan ASI karena adik bayi belum bisa makan dan minum apa-apa kecuali nenen. Saya juga menegaskan bahwa perut adik bayi masih kecil sehingga jika ia makan atau minum yang lain ia bisa sakit perut. Tentunya saya menceritakan dengan gaya bahasa yang bisa ia mengerti. Saya juga menekankan bahwa tanpa nenen pun mamanya akan tetap memeluk dan menyayangi dia setiap waktu.

Beberapa kali saya juga menunjukkan dia gambar atau foto-foto bayi menyusui dan foto balita yang sedang minum susu menggunakan gelas (Kshatrian dot dan empeng free by the way) guna menunjukkan dia bahwa dilihat dari ukuran tubuhnya dia sudah terlalu besar untuk nenen. Namun saat itu saya belum terlalu tegas untuk bilang “TIDAK” saat dia minta menyusu. Usaha saya saat itu adalah lebih ke menunda atau mengalihkan perhatian. Kadang saya juga menyindir dengan halus seperti “masa sudah nenen lagi barusan kan sudah” atau “anak mama sudah besar, pintar, tapi masih nenen” sambil bercanda.

Hal penting yang saya garis bawahi dari proses menyapih adalah semakin besar usia anak, maka kita harus bersiap-siap dengan caranya yang semakin pintar ngeles ketika kita menasihati dia untuk berhenti nenen. Ada kejadian lucu soal upaya distracting supaya dia lupa minta nenen. Waktu itu dia sudah bosan atau capek main jadi dia minta nenen. Lalu saya menunjukkan dia gambar under the sea dan bilang “eh Kshatriyan, lihat deh ada gambar ikan hiu, ikan pari…” dengan harapan dia akan minta diceritakan dan bisa menunda keinginannya untuk nenen. Ternyata dia malah menjawab dengan sangat pintar “ada ikan nenen” sambungnya.. saya pun spontan tertawa terbahak-bahak dengan suami. It doesn’t work sometime.

Ada beberapa orang yang menyapih dengan mengurangi nursing time di siang hari atau di hanya di malam hari. Saya memilih siang hari karena saya ibu pekerja yang otomatis malam hari adalah waktu bonding yang tidak bisa saya ganggu gugat. Jadi saat libur saya berusaha full memberikan waktu dan atensi saya untuk ikut bermain dengannya atau mengajak dia jalan-jalan ke luar. Cara ini cukup efektif untuk memperpanjang interval nenen tapi belum cukup efektif untuk membuat dia benar-benar berhenti menyusui. Karena saat dia capek dan bosan dia kembali ingat akan nenen.

Menjelang usianya yang ke-3, saya sudah bertekad bulat akan menyapihnya. Proses itu tidak berlangsung lama ternyata hanya beberapa minggu saja. Saya bisa menerapkan proses menyapih dengan lancar karena suami saya saat itu sudah pindah kerja ke Bali. Karena merasa menyapih hanya di siang hari kurang efektif, saya pun mencoba lebih strick dengan cara berhenti menyusui di malam hari. Caranya adalah saat sepulang kerja, saya benar-benar meninggalkan ponsel saya, mematikan televisi dan menciptakan suasana main yang sempurna tanpa gangguan. Saya menurunkan semua senjata mainan dan mainan lama yang sudah lama dilupakan seperti tenda mainannya supa lebih niat dan total mainnya. Saya benar-benar dituntut untuk menjadi teman bermain yang asyik. Setiap permainan harus seru dan niat. Bukan asal menemani main sambil pegang handphone ya ibu..ibu..Saya juga selalu menekankan “daripada nenen mendingan main saja yuk”.

Kshatriyan kelihatan senang banget dengan perubahan mamanya. Saat itu saya membiarkan dia tidur larut malam untuk membuat dia benar-benar lelah dan benar-benar mengantuk. Saya menyadari karena saya ibu pekerja maka anak saya seperti rela menukar apa saja asal saya benar-benar menghabiskan waktu untuk bermain dengannya. Ia pun rela menahan ngantuk dan capeknya. Ketika dia sudah terlihat ngantuk dan minta nenen maka saya akan mengulang kata-kata bahwa nenen itu untuk adik bayi, bla, bla,bla. Ketika dia menangis, saya akan menawarkan opsi untuk memeluk dia saat tidur, tidur dengan dikipasi, atau digendong. Semua boleh asal bukan nenen. Ada beberapa anak yang juga mudah mengantuk jika ditimang (digoyang-goyang), namun anak saya paling mudah mengantuk jika dikipasi menjelang tidur.  Anda bisa mencoba cara seperti massage, mandi air hangat sebelum tidur dengan aroma terapi, dll untuk membuat si kecil rileks.

Hal lain yang saya pelajari adalah posisi menyusui adalah posisi yang paling nyaman bagi anak karena saat menyusui anak merasa sangat dekat dengan ibu. Saya melihat bahwa kedekatan ini tidak boleh hilang walaupun kita sudah berhenti menyusui. Jadi saat saya menyapihnya, saya membiarkan dia tidur sangat dekat dengan saya supaya ia merasa nyaman. Proses menyapih juga bukan proses yang linear, bisa maju mundur tergantung kesiapan ibu dan anak. Namun kita sebagai orang tua harus tetap konsisten dengan tujuan utama yaitu menyapih.

Oiya, last thing yang merupakan KUNCI dari keberhasilan saya menyapih dia adalah sebuah video YouTube. Video itu menayangkan anak balita yang menangis saat disapih oleh ibunya dan ibunya mengatakan “NO boo boo (istilah untuk nenen)”. Nggak tahu bagaimana caranya video ini membuat dia benar-benar berhenti minta nenen like magic.

 

15 Rekomendasi Main Dengan Toddler Tanpa Gadget

Saya bukan barisan anti-gadget garis keras, artinya..saya masih suka membiarkan anak saya nonton you tube dan lain-lain. Bagi saya, banyak konten you-tube yang cukup edukatif dan berguna banget jika saya benar-benar butuh waktu serius sebentar tanpa gangguan si kecil atau saat di perjalanan. Namun, saya tidak suka jika anak saya sampai merengek-rengek minta diputarkan you-tube atau seharian malas beraktivitas di luar rumah karena you-tube. Ini sih jatuhnya sudah addict dan tidak bisa ditoleransi.

Untuk menghindari screen time yang over dosis, saya mencoba mengeksplorasi jenis mainan yang saya belikan untuk si kecil. Anak saya penggemar berat mobil diecast dan seakan tidak akan bosan berapa pun banyaknya mobil-mobilan yang saya belikan untuknya. Namun, saya harus memberikan ia variasi mainan yang bisa membuatnya telaten, kemampuan motoriknya berkembang, imaginasinya bertambah, dan yang pasti bisa membuatnya tenang tanpa you tube.

Berikut adalah sederet mainan yang bisa dijadikan pengganti gadget:

  1. Main Masak-masakan

 

Anak laki-laki main masak-masakan? Emang boleh?.  Anak saya sudah main masak-masakan mungkin sejak dia bisa duduk (lupa sejak kapan). Saya memang membiarkan dia main dengan wajan, panci, teflon, spatula, dll. Tidak lupa saya ajari dia mengenai bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, lada, tomat, cabai, nama-nama sayuran, kecap, garam, dll. Ia juga sudah memahami step memasak sederhana seperti memasukkan minyak, mengiris, mengoseng, dll. Untuk bagian mengiris, saya menggunakan pisau mainan dan play dough/lilin. Saya juga mengizinkan dia menuang dan mengaduk air dengan tetap mengawasinya sepanjang ia bermain supaya tidak terpeleset. Permainan masak-masakan ini ampuh membuat dia duduk untuk waktu yang cukup lama.

  1. Main Tukang Paket/Delivery Boy

Permainan ini tercipta karena saya punya online shop, otomatis si kecil sudah hapal dengan rutinitas packing dan pengiriman paket. Cara mainnya cukup gampang, cukup berikan si kecil mainan kecil untuk dibungkus, kotak sepatu, kertas koran, plastik keresek, double tape, dll. Lalu setelah mainan berhasil dibungkus, biarkan dia berpura-pura menjadi tukang paket dengan sepeda atau mobil-mobilannya.

  1. Main Tenda-tendaan

Ini mainan andalan saya di malam hari kalau saya sudah terlalu lelah untuk menemani dia lari-larian. Cukup sediakan karpet, tenda, bantal kecil, termos, tempat makan dan minum plastik, dan senter. Hehehehe… Bisa main kemping-kempingan, main tok-tok-tok (tamu-tamuan), dll.

 

  1. Mainan Kinetic Sand

Ini mainan yang biasa dimainkan saat waktu makan, supaya si kecil anteng. Pasir kinetik ini lembut banget, gampang dibentuk dan relatif mudah untuk dibersihkan. Siapkan alas koran dan baki/nampan dan wadah-wadah kosong supaya tidak berantakan. Untuk variasi, kita juga bisa menambahkan dump truck, traktor, excavator, dll untuk dimainkan di atas pasir.

  1. Lilin oh lilin/Modelling clay

 

Kalau anda punya budget berlebih, anda bisa mengandalkan play doh. Namun bagi saya, play doh terlalu mahal jadi saya lebih memilih lilin yang berbentuk kotak-kotak dan beraneka warna (harganya murah pastinya). Lilin macam ini bagi saya selain murah juga punya kelebihan lain dibanding fun doh yaitu tidak cepat kering. Lilin ini bisa kita bentuk jadi apa saja, be creative! Kalau perlu contek di internet.

  1. Main air

ini beberapa ide seru untuk main dengan media air:

  1. Magic baloon, coba cari di tokopedia, dll. Fotonya silahkan lihat di bawah. Cara mainnya, cukup masukkan selang air ke mulut balon yang terbuat dari plastik dan balon akan mengembang dan berisi air. Jika sudah cukup besar dan terisi banyak, balon bisa terlepas sendiri dari gagangnya. Balon air ini bisa pecah jika dibanting di lantai jadi seru bisa untuk perang balon.
  2. Water beads, saya rekomendasikan beli di tokopedia atau di tokomainanedukasi.com, harganya cuma 9,000/bungkus, cukup direndam semalaman, nanti gelembung-gelembungnya bisa dimainkan didalam air dan diremas-remas sampai pecah. Seru!!, kalau mau beli sekali banyak yaah..karena memang gampang pecah.
  3. Air+Glitter, tuang air ke dalam botol air mineral bekas, campur glitter, kocok!
  4. Tuang dan Saring, ini juga gampang banget tinggal sediakan banyak wadah botol bekas, gelas, mangkok, dan saringan minyak
  5. Cuci Piring, sediakan wadah makanan dan minuman plastik, spons, baskom berisi air, dan sabun anti pedih di mata.
  6. Cuci sepeda/ cuci mobil/cuci mainan
  7. Siram tanaman
  8. Lego. Lego itu banyak jenis dan macamnya. Make sure membeli lego yang sesuai dengan usia anak. Anak yang masih kecil, butuh lego yang ukuran perbuahnya agak besar dan gampang ditempelkan satu sama lain (dalam hal ini lego cina murah agak lebih cocok). Lego pipa juga bagus untuk variasi jika si kecil bosan dengan lego biasa. Lego tidak hanya berguna untuk main susun, pasang, bongkar saja..tapi bisa berguna untuk membuat trek terowongan saat main mobil-mobilan, membuat pagar/gerbang, dll.
  1. Menggambar, Melukis, dan mewarnai

Saya selalu menyediakan buku gambar besar  walaupun isinya coretan benang kusut semua. Hahaha.. pastikan kita punya art supply macam spidol, crayon, cat poster (cari yang murah). Biarkan dia mencoret sesuka hati. Sambil menggambar, anda juga bisa sambil bercerita supaya ia terhibur. Ide lain yang tidak kalah menarik adalah face painting dengan cat khusus wajah yang non-toxi

  1. Menggambar dengan kapur

Salah satu permainan favorit anak saya. Saya kasih dia kapur, supaya dia tidak mencoret-coret dinding dengan spidol. Biasanya dia nyoret-nyoret daun pintu pakai kapur. Jadi mudah dibersihkan. Anda bisa membelikan dia papan tulis kapur yang berbentuk stiker yang bisa ditempel di dinding. Jadi bisa bebas debu.

  1. Mainan Parkir-parkiran, nanti saya pos cara seru bikin mainan DIY parkir-parkiran ya..sementara saya mau kasih rekomendasi maianan ini:
  2. Boneka Tangan

Selalu membantu kalau saya benar-benar capek untuk mengajak dia bermain

  1. Mainan alat musik+dance

Biasanya saya nyalakan musik otomatis dari keyboard mainannya dan mengajak dia jenjingkrakan (Sekalian supaya mamanya kurus).

  1. Mainan memasang/menguntai manik-manik kalung

Yang ini wajib banget untuk didampingi ya..bagus untuk melatih kesabaran anak.

  1. Main Warung-warungan/Belanja-belanjaan

Sediakan mie instan, sabun batangan, makanan kaleng, botol sampo,dll. Ajak anak belanja menggunakan plastik kresek atau shopping trolley mainan.

  1. Main Sapu & ngepel

Biarkan dia belajar menyapu dan mengepel dengan tetap diawasi ya..si kecil pasti suka!

Ada ide lain? Sharing yuuk!

 

Aplikasi Android Wajib Punya Untuk Jualan Online

Halo semua

Maaf saya baru muncul ke permukaan setelah lama tenggelam dengan kesibukan sehari-hari. Eniwei saya habis berduka sebenarnya, I just lost my dad..tapi saya nggak akan curhat di sini, mungkin di postingan lain kali (hehehe).

Sekarang saya mau bahas soal aplikasi android yang membantu banget untuk para pedagang online seperti saya. Jaman sekarang jualan online itu gampang bangeet.. semua didukung sama kemajuan aplikasi mobile phone yang bikin kita bisa jualan tanpa meninggalkan kursi kantor (As you know, saya pedagang plus pekerja kantoran).

Aplikasi yang pertama menurut saya adalah aplikasi market place. Aplikasi market place atau lapak online seperti Tokopedia, Buka Lapak, Shopee, Elevania, dll ini wajib banget kamu punya ya.. Walaupun kamu bisa buka via desktop, tapi dengan mengunduh aplikasi ini, kamu bisa upload produk dan menjawab pertanyaan customer kamu kapan saja dan dimana saja. Saya sendiri sering banget mengupload produk saya saat sedang antri trans jakarta, di dalam kendaraan, dll. Selain itu, kalau kamu urgent mau narik dana yang lagi mendep di rekber nya para lapak online ini, kamu bakal bersyukur banget punya aplikasi versi mobile nya.

Saran saya, jangan unduh semua aplikasi kalau ponsel kamu nggak punya kapasitas penyimpanan yang besar, karena ini akan bikin ponsel kamu cepet lemot dan susah update kalau sudah kepenuhan. Pilih yang paling sering kamu gunakan saja.

Selanjutnya, kalau kamu sudah publikasi nomor ponsel kamu ke customer, kamu harus punya aplikasi chat. Nggak lucu kan kalau kamu jawab customer pake sms (hihihi). Saran saya adalah whatsapp dan Line. Whatsapp karena gampang dan gak pakai ribet. Kalau Line, karena kamu bisa memberikan akses chat ke customer tanpa memberikan nomor ponsel mu (bisa berupa link saja atau nama id). Memberikan link dan ID penting banget bagi kamu yang gak suka ditelpon sama customer dan lebih memilih komunikasi via chat. Karena saya sebel banget ditelpin customer malem-malem cuma untuk nanyain bantal sofa (yaelah ganggu banget). Aplikasi Line juga punya kelebihan, kamu bisa membuat grup reseller dan kamu bisa menguplod foto di grup via album (jadi foto produk bisa tertata baik dan bisa diberi pengelompokkan). Para anggota grup kamu bisa mengunduh gambar via line. Ini mempermudah kamu untuk memberi tahu mereka jika ada stok baru ataupun stok habis.

line

Buat kamu yang dagang di Facebook, ada pentingnya kamu juga punya aplikasi BBM, karena banyak pelanggan saya di FB yang rusuh nanyain BBM.  Biasanya ntah kenapa yang pakai customer dari luar Jakarta.

Selanjutnya yang nggak kalah penting kamu harus punya aplikasi sosmed. Saran saya adalah Instagram. Karena proses mencari followernya lebih mudah (bisa di outsource lagi) dan cara upload produknya sangat gampang!!.

 Untuk menampilkan produk yang baik, kamu butuh banget aplikasi untuk edit foto. Bukan untuk tipu-tipu warna ya..tapi untuk memberikan caption foto, menambah frame, membuat kolase, dll. Sampai sekarang, saya selalu setia sama Moldiv karena Moldiv memiliki semua fitur yang saya inginkan.

Lanjut, sebagai pedagang online kamu harus punya aplikasi buat ngecek ongkir punya saya namanya Resta. Kalau kamu lagi nggak sempet buka PC atau lagi di jalan, kamu bisa secara instan mengetahui ongkos kirim dan segera merespon pelanggan kamu dimana saja dan kapan saja. Cari aplikasi yang punya banyak opsi pengiriman (bukan satu ekspedisi aja).

Nggak kalah penting, kamu juga harus punya aplikasi ojek online. Ini bisa mendukung pengiriman barang atau pengambilan barang dari supplier kamu. Kalau kamu jualan di Tokopedia kaya saya, maka kamu pasti tau kalau ada promo ongkir 15,000 melalui gojek ke area jabodetabek. Cihuy kan??

Aplikasi yang must have juga (ini penting bangeeet) adalah Mobile Banking. Menurut saya kamu belum resmi jadi pedagang online kalau kamu nggak punya online banking. Aplikasi ini sangat menentukan kecepatan kamu dalam merespon pembeli. Jadi, begitu pembeli bilang dia sudah melakukan transfer, kamu bisa langsung cek keabsahannya. Kamu juga bisa melakukan transfer balik jika kamu memberlakukan cash back atau mengembalikan uang jika terjadi complain atau gagal kirim karena stok habis. Saran saya adalah BCA dan Mandiri yaa..karena mereka paling gampang digunakan, bukan berbasis sms banking (tapi internet), dan paling komplit fiturnya. Mereka juga bisa melacak 5 transaksi terakhir.

Kamu juga mungkin butuh aplikasi buat mencatat orderan dan pengeluaran kamu. Saya nggak bisa rekomendasikan, karena saya lebih suka pakai kalender (hihihihi). Kalau kamu punya saran, silahkan komen di bawah yaa..

Apalagi sih aplikasi yang sering kamu pakai buat berdagang online?, ikutan merapat dan share di sini yuuk.. Salam Wirausaha!

 

Kshatriyan Can Spell a Word!

Kshatriyan sedikit demi sedikit sudah bisa mengeja. Saat ini usianya 2 tahun 9 bulan. Saya tidak pernah benar-benar mengajari dia Calistung. Hanya saja seringkali saya kehabisan ide menggambar kalau sedang nyoret-nyoret bareng buku gambar. Kalau lagi kehabisan ide kayak gini, saya biasanya tulis alfabet sambil ngoceh gini “A..Ayam, B bebek”.

Suatu hari saya sedang bercerita

“iya, teman mama yang tadi si Tante Davi”

“Siapa namanya mama?” Kshatriyan minta diulang

“Davi”

“Pakai huruf apa?”

“D-A-DA-V-I-VI”

Ooh rupanya dia sudah menyerap ilmu itu (batin saya).

Atau dia sering ngoceh sendiri “B..Bude, E..Eyang”.

Kshatriyan hafal alfabet sendiri dari lagu ABCD versi bule maupun versi indonesia. Media belajar yang paling sering saya gunakan adalah papan tulis kapur di rumah, buku gambar dan magnet alfabet yang saya beli di Toko Buku Bekas Pasar Modern Bintaro (FYI serius ini saya beli besar banget hurufnya, lengkap dengan angka dan muraaah). Sekarang, anak ini jadi suka mengeja “K-A-KA-K-I-KI-KAKI”. So adorable!!

Berkaca dan review diri sepanjang tahun 2016. 

Tidak terasa, tahun ini saya memasuki usia 30 tahun. I feel like talking to my self NO WAY.. I can’t be that old!!. Rasanya maunya umur berhenti di usia 20 something saja. 

Daripada menyesali umur yang semakin tua. Saya mau mereview apa yang sudah saya capai di usia 30 tahun ini dan apa yang belum berhasil saya rubah atau saya capai. Sekedar self review dan reminder untuk diri sendiri untuk jadi pribadi yang lebih baik. 

Tahun ini saya dan suami cukup sukses merintis usaha online shop kecil-kecilan. Tanpa disangka-sangka dengan modal cuma gambar dan pulsa kita berhasil mencapai omset lebih dari 80 juta kurang dari 1 tahun. Mungkin terkesan sombong. Tapi saya menulis ini untuk diri saya sendiri di masa depan bahwa I should be proud of my self and smile. Ini bukan sesuatu yang mudah saya capai. Ada hari-hari dimana saya sangat capek harus memainkan peran sebagai karyawan dan bekerja untuk diri sendiri. Dari segi keuangan, saya sudah mampu menyelesaikan hampir semua cicilan dan hutang.prok prok prok. 

Dari sisi parenting, anak saya sudah berhasil lepas pospak di usia 2 tahun. Ia juga sudah berhasil menghilangkan rasa takutnya untuk sekolah. Saya sangat bangga dengan pencapaian yang mungkin bagi orang lain bukan apa-apa.

Dari segi kesehatan, saya sudah mengurangi kebiasaan minum minuman botol yg manis-manis dan mengurangi konsumsi mie instan secara drastis. Mulai jarang masuk angin. Jeleknya saya sering batuk-batuk karena dingin dan masih malas olahraga. 

Namun, dari segi kedewasaan, saya masih melihat diri saya sebagai pribadi yang kekanak-kanakan dan negatif.  Saya masih tidak bisa mengendalikan amarah dan cenderung bicara tanpa memikirkan konsekuensi dari ucapan saya. I said bad things that hurt people and regret that. I still sometimes talk behind someone’s back. Saya masih suka berpikir negatif dan belum bisa sepenuhnya memahami orang lain dan situasi yang mereka hadapi. And I wish I already started cooking (hahaha..ini sih omdo doang deh kayaknya). 

Good thing is.. I HAVE A WONDERFUL SISTER. Ketika kita sedang sangat marah dan mulai berpikir negatif tentang orang lain, kita sering saling mengingatkan dan calm down. Kita juga sering sharing artikel psikologi dan quote yang bisa membuat diri kita memahami orang lain dan jauh dari pikiran negatif. I did not get mad when I found out that people attacked me on social media. Hahaha. Bodo amat lah. 

Bagaimana dengan anda? Sudah berkaca tentang diri sendiri setahun kemarin?. Wise man recognizes his own weaknesses and learns from it.