Rumah Anakku Daycare, Bintaro: Short Review

Kalau dulu anak pertama saya, Kshatriyan saya titipkan di daycare First Rabbit (baca review nya di sini), kali ini saya mau share soal daycare anak ke-2 saya, Tara (10 bulan).  Tara sudah beberapa minggu ini bergabung di daycare “Rumah Anakku” yang berada di Jl. Kesehatan VI, Bintaro.    

Saya tahu pertama kali soal daycare “Rumah Anakku” ini lewat instagram dengan nama akun @rumah_anakku. Saya cukup surprise dengan banyaknya daycare baru yang bermunculan di daerah Bintaro dibandingkan dengan jaman kakaknya dulu (sekitar 4 tahun yang lalu). Daycare ini pun usianya baru 1 tahun.  

Lokasi daycare Rumah Anakku terletak di dalam town house (Mulia Bintaro Town House), jadi lokasinya cukup aman dari lalu lalang jalan raya. Ukuran rumahnya besar, bersih, ada taman yang luas, dan ada kolam renangnya. Soal pengasuh, saya bertemu dengan suster kepala dan kakak pengasuh lainnya. Rasio pengasuh dan bayi adalah 1 pengasuh berbanding 2 anak.

Untuk kelompok bayi, jumlah bayi yang bisa dititipkan di daycare ini dibatasi. Saat ini saja baru ada 5 bayi yang dititipkan di daycare ini. Namun untuk kelompok anak, jumlah peserta daycare sudah hampir 50 orang. Walaupun jumlah anaknya cukup banyak, ruang gerak mereka masih sangat luas mengingat ukuran rumah dan halaman yang besar.

Daycare Rumah Anakku memiliki fasilitas CCTV namun masih offline, kita bisa meminta foto/video by request kepada ibu pemilik daycare (bunda nuty) jika memang ada yang perlu ditanyakan. Pemilik daycare bertanggungjawab untuk menjawab semua pertanyaan orangtua seputar kesehariannya melalui whatsapp. Pemilik daycare dan caregiver tinggal di lokasi daycare, sehingga kita bisa merasa tenang ketika harus pulang kerja agak malam. Overtime diberlakukan mulai pukul 18.30. 

Untuk masalah makanan, pihak daycare hanya menyediakan makanan untuk kelompok anak (anak yang sudah bisa jalan). Untuk bayi, makanan tidak disediakan karena menurut pemilik daycare, makanan bayi teksturnya bervariasi sesuai kemampuan bayi dan cukup rumit. Untungnya di usia 11 bulan ini, Tara sudah bisa makan nasi (bukan tim kasar lagi) dan sudah makan menu keluarga (gulgar) sehingga bisa  mendapatkan fasilitas makanan dari kelas anak secara gratis (sudah include harga bulanan). Berikut saya berikan contoh menu yang diberikan untuk anak. Makan diberikan 2x dan snack diberikan 2 kali juga.

Biaya daycare di sini juga cukup terjangkau dibandingkan dengan tempat lain. Biaya pendaftaran sebesar 500.000 dan uang bulanan sebesar 2.500.000/bulan. Belum termasuk biaya overtime.

Untuk kegiatan sehari-hari selama di daycare, biasanya anak dibiasakan makan pagi di teras belakang, supaya mendapat paparan sinar matahari yang cukup. Lalu ada juga kegiatan olahraga berenang, bernyanyi dan membaca buku bersama. Untuk kelas bayi tampaknya kegiatanya belum begitu banyak karena jarang digabung dengan kakak-kakak di kelas anak. Ketika orang tua menjemput anak pulang, orang tua dapat membaca buku laporan/report berisi ringkasan makan anak, minum susu, dan kegiatan sosial anak selama berada di daycare.

Waktu makan
Tara bobo di daycare

Oiya, tempat ini juga melayani fasilitas overnight untuk bunda yang harus pergi dinas. Sehingga kita para orangtua tidak perlu pusing harus menitipkan anak kemana selama berpergian.

Semoga postingan ini membantu ya moms, silahkan sharing jika moms punya rekomendasi daycare sejenis di kawasan bintaro di kolom komentar sehingga kita bisa saling berbagi informasi untuk para ibu.

Thank you for reading this post. Ciao!