Melepas Penat di Pantai Ancol

Seperti biasa setiap akhir pekan kita selalu tidak punya rencana. Semua serba spontan begitulah kami. Tapi hari ini cuaca cerah dan tidak terlalu panas, sehingga saya mengusulkan untuk pergi ke pantai ancol. Mendengar kata ‘pantai ancol’ suami saya langsung mengerutkan dahi. Suami saya memang paling malas menyetir jauh di akhir pekan. Takut kena macet katanya. Oh ya, karena suami saya tinggal dan bekerja di Bali, pantai adalah hal yang biasa untuk dia.

Akhirnya dengan perjuangan, saya berhasil mengajak suami untuk ke Ancol. Kita sampai di Ancol sore hari. Jalanan jakarta memang tidak macet, tapi Ancol sendiri cukup padat dan harus parkir lumayan ke ujung. Thanks god the weather is nice so we can walk happily. Kshatriyan pun cukup enjoy diajak berjalan kaki agak jauh.

Saya memilih pantai yang hampir ke ujung, jadi cukup sepi dan luas dibandingkan area lain. Kshatriyan langsung heboh lari ke sana-sini bahkan sampai tidak mau disuruh ganti baju renang. Jadilah dia basah kuyup dengan bajunya. Si bapake langsung menggelar kain bali sebagai alas duduk dan sibuk main handphone, sedangkan saya mengajak Kshatriyan main air. Oiya, Di sini juga banya yang jual mainan ember dan sekop pasir kalau anda tidak banyak membawa persiapan.

Oooh so happy. Walau cuma sebentar dan pantainya tidak seindah pantai di Bali, liburan kali ini cukup membuat Kshatriyan bahagia dan saya pun bisa melepas rasa bosan dan stress karena bekerja. Berikut foto-foto yang berhasil saya ambil.

WhatsApp Image 2018-03-13 at 14.57.47(1)WhatsApp Image 2018-03-13 at 14.57.47WhatsApp Image 2018-03-13 at 14.57.46(1)

Selamat berlibur semuanya.

Bermain di The Cats Cabin-Kafe Kucing Kemang

Kshatriyan itu suka banget sama kucing. Walaupun kami di rumah tidak memelihara kucing, Kshatriyan suka sekali main sama kucing komplek. Dia juga suka berdiri di depan pagar rumah tetangga kami yang memelihara banyak kucing hanya untuk mengawasi kucing-kucing itu makan atau main.

Setelah membaca beberapa blog soal Cafe Kucing, saya mengajak suami dan Kshatriyan mengunjungi The Cats Cabin di Kemang. Saya penasaran bagaimana reaksi anak saya kalau melihat banyak kucing lucu di sekitarnya. Sebelum pergi, saya sempat menelpon resepsionis Cat Cabin untuk menanyakan apakah saya perlu melakukan reservasi terlebih dahulu. Ternyata kami diperbolehkan datang tanpa harus melakukan booking. Good!, kami pun segera bertadang ke sana.

Saat kami tiba, kami diharuskan mengganti alas kaki dengan sendal yang sudah disiapkan. Saya melihat papan besar di bagian luar ruangan yang berisi gambar foto-foto kucing beserta namanya. Terdapat juga pamflet pemberitaan kucing hilang atau kucing yang bisa diadopsi. Cute!

Ruangan cafe tidak terasa seperti cafe buat saya. Ruangannya seperti ruang santai atau ruang baca. Hanya terdapat sedikit meja dan kursi untuk makan. Rasanya ruangan ini memang tidak disiapkan untuk menampung banyak orang secara bersamaan.  Terdapat hamparan karpet, meja rendah, dan bantal-bantal yang nyaman untuk bersantai. Di sudut lain, terdapat beberapa area memanjat dan bermain untuk si kucing dan beberapa tempat tidur kucing yang cukup nyaman. Ada juga sofa dan rak-rak buku yang berisi buku tentang kucing pastinya.

Ada sekitar 10 ekor kucing di dalam ruangan. Semuanya adalah kucing anggora (saya nggak gitu ngerti jenisnya apa karena bukan pencinta kucing). Silahkan lihat sendiri foto-foto nya kalau anda penasaran wajah para kucing di the cats cabin. Ada kucing yang sedang tidur, ada kucing yang ngajak pengunjung main, ada yang pasif dan tampak galak atau segan diajak berkomunikasi, dan ada yang hanya memandang keluar jendela. Peraturannya adalah anda tidak boleh membangunkan kucing yang sedang tidur dan jika ingin menggendong harus meminta bantuan staf.

Kshatriyan tampak excited waktu melihat kucing-kucing ini walaupun tampak agak takut-takut dan ragu-ragu ketika mau memegangnya. Namun waktu melihat pengunjung lain mengajak main kucing, Kshatriyan langsung berbaur ikut bermain dan berteriak kegirangan.

Oh ya untuk bisa bermain dengan para kucing, anda harus membayar sebanyak 50,000 rupiah per jamnya. Jika anda lapar, anda bisa memesan makanan dan minuman khas cafe yang menunya tidak terlalu berat seperti cake dan fruit punch. Enjoy The Pictures!

The Cat Cabin
Jalan Kemang Raya nomor 31, Jakarta Selatan

Buka: Selasa-Kamis, 09.00-21.00 WIB
Jumat-Ahad, 09.00-22.00 WIB
Tarif: Rp 50 ribu per jam. Tambahan Rp 35 ribu per jam.