Bekerja sambil jualan online. 

Mohon bos saya jangan klik blog ini, ya..hehehe. Kalau sudah telanjur klik, di exit saja. Hehehehe. Kalau sudah telanjur baca, you know now that my life is not easy.

Sebenarnya mungkin tidak sih bekerja kantoran sambil berjualan?. Apa betul kita harus benar-benar berhenti bekerja untuk start up sebuah bisnis?. Kalau memungkinkan, bagaimana caranya supaya bisa membagi waktu dengan baik?. Yuk sama-sama share.

Sebenarnya jualan online itu membutuhkan cukup banyak waktu dan tenaga looh. Terlebih jika produk yang anda jual adalah produk yg made by request dan customized. Setidaknya kita harus meluangkan sedikit waktu untuk beberapa hal di bawah ini:

  1. Upload produk, tulis deskripsi.
  2. Promosi, setelah diupload harus dipromosikan supaya calon pembeli tahu ada update produk terbaru.
  3. Chat dengan pembeli alias customer service job
  4. Cek stok barang ke supplier (jika kita bukan first hand supplier)
  5. Membuat perintah kerja hari ini ke bawahan/rekan bisnis, hari ini harus belanja a,b,c jumlah sekian, motif ini, size ini, harus kirim barang a,b,c,d
  6. Input resi
  7. Quality control, kalau barang sudah ready, cek dulu kualitasnya. Saya setiap malam rutin nyabutin benang yang menjulur-julur keluar dari proses penjahitan supaya lebih rapih dan enak dilihat. Cek apakah barang sudah sesuai dengan yang dipesan.
  8. Packing barang
  9. Mengatur delivery/shipping

What??, terus bagaimana saya bisa punya waktu untuk melakukan itu semua. Saya kan harus bekerja. Nah disini lah anda harus bisa membagi waktu 24 jam anda untuk semua hal. Ingat modal setiap manusia sama, sama-sama punya waktu 24 jam. Tinggal bagaimana mengelolanya. In my Humble Opinion begini cara saya menyiasatinya:

  1. Kenali jenis usaha yang paling cocok dengan karakter kita, jangan yang bikin kita kena stroke karena stres ngurusin usaha. Hehehe. Cari supplier yang dekat dengan rumah, mudah dihubungi via whatsapp atau grup. Semuanya pasti ada jalan! Kebetulan rumah saya dekat sekali dengan industri bahan sprei dan konveksi. Jadi no problem. Ini yang saya maksud dengan mencari jenis usaha yang bisa anda kelola.
  2. Cari partner, jangan mencoba menjadi super hero. Partner usaha saya adalah suami saya. Kami membagi pekerjaan dengan cara handle market place yang berbeda.Tidak ada partner sebaik suami anda sendiri. Hahahaha.
  3. Rekrut pegawai. Pegawai saya adalah marbot masjid. Alhamdulilah bisa saya gaji 600 ribu per bulan. Marbot mesjid ini tugasnya adalah belanja bahan sprei dan membawa ke tukang jahit konveksi.
  4. Tambah pegawai jika omset sudah naik, saya rekrut sepupu yang baru lulus kuliah dengan gaji sekitar 500 ribu/bulan sebagai admin.
  5. Kerjasama dengan shipping seperti Jne dan tiki. Minta pick up paket ke rumah anda. Malamnya minta kurir mengirimkan resi via email.
  6. Calon orang kaya harus tidur lebih sedikit dari orang biasa. Hehehe. Malam hari saat sinyal kenceng. Update produk untuk menghindari penuhnya server. Ini biasanya saya lakukan sesaat sebelum saya tidur sambil breastfeding. Hihihihi… Bisa sekaligus input resi, yaa..
  7. Kalau anak sudah pulas, anda harus cek barang yang mau dikirim ada yang cacat atau tidak? Jumlah sudah sesuai?. Kalau masih kuat nahan ngantuk, bungkus/packing barang. Kalau tidak saya lakukan di pagi hari. Packing bareng suami sambil ngobrol. Topik pembicarannya adalah hari ini kamu dapet berapa orderan? Hahahaha
  8. Sepulang kerja saya selalu mampir ke tukang jahit walaupun saya punya karyawan yang mengantarkan bahan ke tukang jahit. Hal ini saya lakukan untuk mengecek apakah barang yang dibeli sudah sesuai. Tidak kurang meterannya, tidak robek, tidak salah motif, dll.
  9. Pagi hari sebelum mulai bekerja. Buat list belanja. Saya, suami, dan karyawan punya grup whatsapp untuk memudahkan instruksi belanja. Tolong beli a,b,c,d sebanyak x meter.
  10. Kerjasama dengan PRT untuk siapkan paket yang mau dijemput kurir/ojek online.
  11. Karena barang sudah diupload di malam hari. Saat istirahat siang, anda bisa atur gunakan fitur publish now atau later yang ada di facebook. Anda bisa menjadwalkan jam berapa produk anda akan ditayangkan di sosial media maupun market place tanpa sibuk mantengin handphone.
  12. Gunakan fitur jawab otomatis secara sistem jika ada chat masuk seperti “selamat datang di toko kami, ada yang bisa kami bantu?”, atau ” maaf saat ini cs kami sedang melayani customer lain, silahkan tunggu sebentar. Fitur ini bisa membuat pembeli merasa tidak dikacangin saat anda kepepet sama kerjaan kantor.
  13. Sejak jualan, saya selalu berusaha mencari moda transportasi tercepat. Time is money!

See. I did this for almost a year and I’m still alive. Jika saya bisa, anda pasti bisa. Selamat berjualan, salam wirausaha!